Suatu masa dulu di kala saya masih muda (lha sekarang?), mengobrolah saya dengan beberapa teman-teman di teras musholla kampus. Memperbincangkan berbagai hal sampai kakak kelas saya bertanya :
"Nah, kamu Lin, sudah berapabanyak tulisan yang kamu hasilkan?"
.............................................(bunyi : tiiiiiiit)
"Ndak banyak, Mas"........(maksudnya sih ndak ada).
Dengan ekspresi datar, bukan menghakimi, tapi menurut saya siy juga bukan ekspresi malaikat, kakak kelas itupun berucap : "Lin, kamu itu kan banyaaak sekali membaca, menerima, mencerna, terus kapan kamu menulisnya? membagikan isi otakmu, memberi???"
Jeng..jeng........